Joe Satriani

Click for larger version Nama Lengkap: Joe Satriani
Website Resmi: Satriani.com
Tempat/Tgl Lahir: 15 Juli 1956 di Westburry, New York, USA
Group Band Saat Ini: Joe Satriani
Group Band Sebelumnya: The Squares
Pengaruh: Jimi Hendrix, Ritchie Blackmore
Gitar: Ibanez JS Series
Keahlian: Tapping, Alternate Picking, dll

Joe Satriani, pertama kali belajar gitar pada saat berumur 14 tahun. Pada umur 15 tahun, Joe sudah mengajar gitar (selama 3 tahun) kepada beberapa muridnya yang antara lain adalah Steve Vai, Kirk Hammet (Metallica) dan Larry LaLonde (Primus). Dapat dibayangkan betapa tekunnya dan cepatnya Joe mendalami permainan gitarnya.

Sambil mengajar di Second Hand Guitar, Berklee, Joe merilis albumnya yang pertama tahun 1986 yang berjudul Not Of This Earth. Tahun berikutnya, Surfing With The Alien dirilis dan mendapatkan gold dan platinum sales. Tahun 1989 Surfing in a Blue Dream pun dirilis dan mencapai angka 750.000 keping untuk penjualannya dan masuk ke…. Continue reading “Joe Satriani”

Advertisements

Steve Vai

Steve Vai (lahir: Carle Place, New York, 6 Juni 1960) adalah gitaris, penulis lagu, penyanyi dan produser yang berasal dari Amerika Serikat.

Karir

  • Group Band Saat Ini: Steve Vai
  • Group Band Sebelumnya: Hot Chocolate, The Ohio Express, Circus, Rayge, Bold As Love, Axis, Morning Thunder, Frank Zappa, The Out Band, The Classified, 777, Alcatrazz, David Lee Roth, Whitesnake
  • Pengaruh: Joe Satriani, Frank Zappa
  • Gitar: Ibanez Universe, Ibanez JEM

Permainannya mulai dari blues, jazz, rock sampai klasik dan ethnic music. Permainan gitarnya pun tidak terbatas pada komunitas gitar saja tetapi juga bagi orang-orang awam yang tidak mendalami gitar.

Pada umur 6 tahun, Steve mulai belajar piano. Pada umur 10 tahun, Steve mulai belajar bermain akordeon. Pada umur 13 tahun barulah Steve mulai mendalami gitar dan sejak saat itu lahirlah seorang dewa gitar yang baru.

Steve Vai mengawali karirnya dengan album debutnya Flex-Able Leftovers pada tahun 1984. Pada tahun 1990, Steve merilis album keduanya yang berjudul Passion and Warfare. Album ini mendapat pengakuan internasional dan Steve memenangkan polling pembaca majalah Guitar Player dalam 4 kategori yang berbeda. Album Steve yang ketiga berjudul Sex & Religion dirilis tahun 1993 dan album keempatnya Alien Love Secrets dirilis tahun 1995. Pada tahun 1996 album kelima Steve Fire Garden dirilis.

Tahun 1999, Steve meluncurkan album keenamnya yang berjudul Ultra Zone. Dalam album ini Steve lebih banyak memfokuskan dirinya dalam komposisi lagu dan bereksperimen dengan gitarnya. Tahun 2001 album The Seventh Song dirilis dan album ini berisi lagu-lagu slow/ballad yang pernah dirilis Steve dengan ditambah beberapa lagu baru. Dan di tahun 2001 Alive in an Ultra World pun dirilis.

Steve Vai juga pernah memproduksi 2 album Natal yang berjudul Merry Axemas Vol.1 dan Merry Axemas Vol.2, juga konser G3 bersama Joe Satriani dan Eric Johnson/Kenny Wayne Shepherd dan terakhir John Petrucci turut juga bergabung dalam G3.

Belakangan ini Steve Vai lebih memfokuskan diri bereksperimen pada permainan gitarnya dan sekarang ini band Steve Vai ditambah seorang pemain bass yang sudah tidak asing lagi buat fans-fans rock tahun 80-an, Billy Sheehan.

Peran Gitaris dalam sebuah Band

Sebuah grup band standarnya adalah terdiri dari vokalis, gitaris, basis, drumer, dan keyboardis. tapi kadang-kadang dalam sebuah band, peran pemain keyboard jarang digunakan. biasanya musik-musik alternative rock. tapi, dlam musik pop, peran keyboard menjadi sangat penting.

Secara logika, untuk ukuran pemula yang akan mendirikan sebuah grup band jarang memakai seorang keyboardis. karena disamping relatif sedikit yang menguasai alat musik ini, juga karena alasan bahwa harga sebuah keyboard lebih mahal dari sebuah gitar. makanya sangat jarang orang-orang yang ingin belajar musik, menjadikan keyboard sebagai prioritas utama. dan alasan yang juga masuk akal adalah keyboard itu sendiri nggak bisa seenaknya dibawa kemana-mana. karena alasan tersebut, makanya orang-orang lebih tertarik belajar gitar karena simpel.

Dari semua itu, biasanya band-band pemula menggantikan peran keyboard dengan memakai dua orang gitaris dalam satu band. tujuannya jelas adalah agar bisa saling mengisi kekosongan nada dari lagu-lagu yang mereka bawakan, dan bisa memberikan nuansa yang lebih indah dibanding hanya dengan satu gitar. dua orang gitaris itu biasanya dibedakan perannya. ada yang menyebut dengan gitar 1 dan gitar 2, ada juga yang menyebut gitar melodi dan rhytm.

Tetapi kenyataanya, banyak band-band yang terjebak dengan pola ini yang mempunyai dua orang gitaris dalam band-nya. karena dengan adanya dua orang gitaris, justru gaya permainannya hampir sama. alhasil lagu-lagu yang dibawakannya terkesan menoton dan dirasa percuma memakai peran dua gitar. biasanya, ada dua kemungkinan. pertama, hanya seorang gitaris saja yang menonjol dan berperan. sedangkan gitaris satunya lagi tak lebih hanya sebagai pelengkap dalam band. kedua, dua orang gitaris tersebut memang kurang kreatif dalam menciptakan harmoni nada dalam lagu-lagunya. jadi nggak tau pembagian nada untuk gitar 1 dan gitar 2. jadi, terasa percuma memakai dua gitar jika nadanya sama.

Tapi, tak semua grup band yang memakai dua orang gitaris itu jelek atau biasa-biasa aja. banyak juga yang memang keren, band dengan duo gitaris. mungkin sebagai contoh adalah, Slank. peran Abdee Negara dan Ridho terasa begitu harmoni dalam lagu-lagu Slank. bandingkan dengan band-band lain yang memakai dua orang gitaris, seperti Naff, Nidji, Kangen Band. rasanay nggak ada pengaruhnya jika band mereka itu hanya memakai satu orang gitaris saja…:-).

Lebih baik memakai seorang gitaris saja. bahkan jika dalam sebuah band hanya ada seprang gitaris saja, biasanya bisa lebih bagus dalam improvisasi nada, yang akan lebih memperindah lagu-lagu dari band tersebut.