Apa Kabar? Baik.

Gak jelas nanya siapa judulnya.. hehe. Yang jelas sudah 4 tahun blog ini terbengkalai dan tidak ada update. Masih adakah visitor/pengunjung web ini? Alhamdulillah masih ada. Rata-rata 20-30 visitor perhari.

Sudah kurang produktif membahas artikel tentang musik lagi. Saat ini aktifitas lebih banyak dan memang utamanya di bidang pembuatan website dan desain grafis.

Jika berminat ingin melihat-lihat karya website saya bisa di lihat di website ini. Untuk desain grafis bisa mampir kesini.

Cukup segitu aja postingan kali ini yang sudah tidak update selama 4 tahun. Intinya tetep promosi.. 😀

Advertisements

Steve Vai Akan Konser di Indonesia

Pencinta musik rock pasti tidak asing dengan “dewa” gitar Steve Vai. Gitaris asal Amerika Serikat ini bakal menggelar konser pada 22 Juli 2013 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Menurut Adri Subono dari Java Musikindo, mendatangkan Steve Vai bukan perkara mudah. Jadwal konsernya masih padat di Amerika dan Eropa. Sebuah keberuntungan bisa mendatangkan Vai ke Indonesia di tengah ketatnya jadwal konser.

Vai memulai karier pada 1980 bersama Frank Zappa, salah seorang musikus rock ternama dan legendaris di Amerika. Steve Vai selalu berada di pusaran band-band rock ternama dan mendunia.

Steve Vai
Steve Vai

Dia pernah main bersama Joe Satriani, Yngwie Malmsteen, dan Eric Johnson dalam kemasan konser G3 yang cukup fenomenal sampai sekarang. Tiga jawara gitar dunia itu bergabung dan bermain sepanggung dalam sebuah konser yang menuai pujian dari pengamat dan penikmat musik.

Di saat banyak musikus memilih berada dalam kategori tunggal, Steve Vai mempunyai visi musik yang unik dan orisinal. Ia piawai bermain di berbagai genre, mulai dari blues, jazz, rock, klasik, dan etnik. Belum lama ini Steve Vai menggelar konser bersama Tokyo Metropolitan Symphony Orchestra di Jepang.

Selain gitaris, Vai juga menulis lagu sekaligus penyanyi dan produser. Beberapa solo album telah dirilisnya, antara lain Flex Able (1984), Passion & Warfare (1990), Sex & Religion (1993), Alien Love Secrets (1995), Fire Garden (1996), Ultra Zone (1999), The 7th Song-Enchanting Guitar Melodies (2000), Alive in An Ultraworld (2001), dan album terakhirnya berjudul The Story of Lights (2012).

Semua albumnya diciptakan sendiri dengan keseimbangan antara kemampuan teknis musik dan kalimat puitis. Dan beberapa Grammy Award juga telah berhasil dikantongi Steve Vai, antara lain Best Rock Instrumental Album pada 1994, Best Pop Instrumental Album pada 2001 dan Best Rock Instrumental Performance pada 2008.

Steve Vai membawa pengaruh besar pada musik era pasca-grunge. Musikus seperti James “Munky” Shaffer dari Korn, Mike Eizinger dari Incubus, dan Tom Morello dari Audioslave menjadikan Vai sebagai inspirasi utama.

Di Indonesia sendiri, Steve Vai punya banyak penggemar setia. Banyak gitaris band Indonesia terpengaruh dan terinspirasi oleh teknik permainannya.

Konser Steve Vai nanti bakal dipenuhi oleh suara gitar yang membius telinga penonton, dan bisa jadi salah satu konser musik rock terbaik yang pernah digelar di Tanah Air. Jadi, bagi para gitaris, rasanya sebuah keharusan menonton sang dewa gitar ini memamerkan kepiawaiannya di panggung.

Penjualan tiket akan dimulai pada Sabtu, 18 Mei 2013. Harga tiket tribun Rp 295 ribu dan festival Rp 495 ribu.

Source article: tempo.co

Musisi Indonesia Ditantang Ikut Kompetisi Antikorupsi

Musisi Indonesia Ditantang Ikut Kompetisi AntikorupsiKompetisi Video Musik Dibuka 10 Januari 2011
Brussels, Belgia – Musisi Indonesia ditantang untuk ikut dalam kompetisi Fair Play Anti-Corruption Youth Voices.

“Kami berharap akan melihat hasil karya dari Indonesia tahun ini. Saya dengar di Indonesia ada banyak musisi bagus yang juga aktivis antikorupsi,” kata Kate Declerck, Program Officer Jeunesses Musicales International, Senin (3/1).
Fair Play Anti-Corruption Youth Voices adalah kompetisi global untuk lagu orisinil dari band-band anak muda (18-35 tahun) dengan tema anti-korupsi.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Global Youth Anti-Corruption Network, JMI dan World Bank Institute.

Menurut Declerck, dampak korupsi terhadap masyarakat bisa jadi tidak nampak betul dalam angka atau laporan semata. Untuk memahami bagaimana korupsi benar-benar mempengaruhi kehidupan banyak orang, kita harus mendengarkan suara mereka.
Mulai 10 Januari 2011, band-band sedunia diundang untuk mengunggah (upload) video musik anti-korupsi mereka ke YouTube dan mendaftar ke situs web kompetisi, http://www.anticorruptionmusic.org. Tenggat waktunya adalah 20 Maret 2011.

Tiga band pemenang akan memenangkan perjalanan ke Nairobi, Kenya, untuk berpartisipasi dalam Global Youth Anti-Corruption Forum kedua dan manggung pada bulan April 2011. Band yang mendapatkan voting terbanyak untuk video mereka juga akan menerima hadiah sesi latihan studio senilai US$ 2000. Sesi ini akan dilakukan di kota di mana band itu berasal, dan merupakan hadiah terpisah dari acara di Nairobi. Band pemenang sesi studio akan dipilih langsung oleh publik — akan ada sistem voting online di situs web Fair Play.

Juri Fair Play akan memilih tiga band untuk tampil di Nairobi. Seleksi mereka tidak akan dipengaruhi oleh jumlah suara online – jadi totalnya mungkin menjadi empat pemenang.
Pemenang tahun lalu adalah Mafilika, sebuah band reggae-rock dari Malawi, I-Voice, duo hip-hop dari Palestina, dan Katya Emmanuel, band kolaborasi dari Kongo dan Kenya.

Fair Play adalah program peningkatan kesadaran dan usaha pembangunan jejaring global bagi seniman dan warga negara yang peduli. Fair Play mendorong peran anak muda dalam memberantas dan mencegah korupsi.

Global Youth Anti-Corruption Network adalah jaringan global organisasi pemuda yang bekerja pada isu anti-korupsi. Jaringan ini bertujuan membangun jaringan pemuda global yang memelihara dan dipelihara oleh inisiatif-inisiatif di tingkat negara yang mempromosikan transparansi dan akuntabilitas. Jejaring tersebut juga menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak muda untuk mengatasi korupsi, di mana mereka sendiri yang akan menentukan prioritasnya.

Program ini akan mengumpulkan anak-anak muda berusia usia 18-35 tahun yang aktif dalam upaya anti-korupsi, jurnalis muda dan musisi muda untuk meningkatkan kesadaran di kalangan pemuda tentang dampak korupsi terhadap pembangunan di negara mereka, dan menciptakan jaringan pemuda di negaranya untuk mempromosikan langkah nyata dalam transparansi dan akuntabilitas.

Lihat video promosinya di: http://www.youtube.com/watch?v=Ig6iAxyTBH4

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Kate Declerck

JMI

Brussels, Belgia

kate@jmi.net

T: +32 2 513 97 74

http://www.anticorruptionmusic.org

http://www.facebook.com/anticorruptionmusic

Tentang 0’Rp (Orkes Rock Pribumi)

orkes rock pribumi
0'Rp Cover Album

My name is “Orkes Rock Pribumi ”….., yang selanjutnya kami sebut 0’Rp,-. lahir dan mulai diyakini kami semenjak 12 juli 2010. beranggotakan Ari warTegboyzhatim alias NGATIMIN seorang music director handal dan JeBol tarik “bassis” seorang pemuda asal India yang menjadi warga negara Indonesia. Selain itu 0’Rp,- juga dibantu oleh E’POY, gitaris dari ARAMIS Band dan seorang Drummer bernama Rissa yang juga anggota komplotan ARAMIS Band.

Awalnya ARI wategboyz memiliki konsep musik britpop, wakakakak..tapi ternyata kurang cocok dengan karakternya, kemudian dia mencoba lagi pada gender POP mendayu dayu…,agak cocok tapi terlalu distorsi colournya. Akhirnya paling cocok ari wartegboyz ini bermain orkes bersama para rockers di 0’Rp,-. bila tak ada jadwal di Wartegboyz ari menyambangi bandulu studio dibilangan p. Labu untuk sekedar menulis karya-karya ciptaannya. Alhasil bersama pria india tersebut diatas dan nano suparnotercetuslah lagu “ ASAL JANGAN BINI GUWE” ide ini juga diilhami oleh “Soleh solihun” salah seorang penulis handal rolling stone magazine indonesia saat acara launcing band bernama “nedia” di The rock cafe kemang. Cerita lengkapnya ntar aja yee…he..he..he

Bertemulah kembali ari dengan hatim yang sudah terpisah jarak dan waktu selama lebih dari 1 dekade…wkwkwkwkwk. akhirnya ide lagu yang sudah direkam di studio bandulutersebut di arransemen kembali di studio kelapa dua depok milik ngatimin. Dibantu Badi (Drumer) kami pun merekam kembali secara live di studio terminal music. Akhirnya seperti mendapatkan angin segar, terciptalah lagu “Serba salah” dan selanjutnya dibantu Atenx ( x-voodo),epoy dan risa bertemulah lagu “Jangan mangap-mangap”kemudian bersama JeBol Tarik bertemu lagu “aku kasihan dan tukang kredit” kemudian begitu seterusnya.

Yaa kini kami adalah 0’Rp,-……hahahaha

Arti secara konsep adalah “ membuat sebuah mixing antara bahasa rakyat dengan rock “ yaa gitulah kira2..gw juga bingung nehh…

Diandra Tak Gentar Tanpa Krishna Balagita

Diandra De Spectrum

Setelah Krishna Balagita mantan pentolan Ada Band hengkang dari De Spectrum band yang di prakarsai sendiri oleh krishna, akhirnya krishna merilis band terbarunya Enam Sembilan Band. De Spectrum pun juga tak mau kalah ternyata. Karena De Spectrum sendiri sedang merilis album terbarunya.

Diandra Chandra yang notabennya masih vocalis De Spectrum sedikit memberikan bocoran tentang konsep album baru De Spectrum. Menurut Diandra, konsep Album De Spectrum kali ini lebih Rock di bandingkan Album sebelumnya. Diandra sedikit merasa leluasa bebas berkreasi tanpa ada bayang2 Krishna. Seperti apa Album De Spectrum Berikutnya? Kita tunggu saja, semoga akan menjadi persembahan yang indah untuk kita semua.

0’Rp – Orkes Rock Pribumi

orkes rock pribumi
Orkes Rock Pribumi (*Photo Exclusive)

O’Rp: adalah band. O’Rp atau Orkes Rock Pribumi, dibuat dari persahabatan lama 2 orang keras kepala yang sudah terpisah 2 abad lamanya. kini bertemu dengan sahabat yang lain, dan berharap dengan distorsi tetap sakinah.. Amin.

udeh jarang band yang rec nya live, Orp selalu live. udeh jarang band yang mikirin banget masa depan kel. Orp akan berusaha lebih baik. Biasanye kalo lagu meledak yang kaya cuman pencipta dan produser, kalo Orp akan berusaha lebih memperhatikan siapa saja yang terlibat dan bekerja. Biasanye band sekarang kalo live ga oke bnget, Orp akan menunjukkan yg terbaik. Biasanye kalo …..apaan deh. SEMUANYE BEBAS MO NGAPAIN AJE ….”ASSAL JNG BINI GUWE”..dari situ bisa diperbaiki benih selanjutnya.