Parade Lip Sync

Telinga dan mata kita sebagai penikmat musik, hampir setiap hari selalu dimanjakan dengan kehadiran acara-acara musik live di televisi (indonesia) yang menampilkan penyanyi/band. untuk penyanyi/band, dengan semakin banyak acara sejenis ini di tv, tentu semakin memberikan banyak “Job” untuk manggung. untuk artis/band baru, ini adalah peluang untuk lebih memperkenalkan diri mereka kepada masyarakat pecinta musik secara lebih luas. karena pengaruh dari tayangan televisi sangat besar untuk mendongkrak popularitas. dan untuk penyanyi/band yang sudah lebih dulu eksis, akan semakin menunjukan eksistensi mereka.

Tetapi, dengan kehadiran acara-acara dengan judul musik live di televisi itu tidak selamanya memeberikan dampak positif. selalu saja ada hal yang perlu dikorbankan demi sebuah tujuan yang bernama komersialisme. mungkin anda pun setuju jika kebanyakan dan hampir semua penyanyi/band yang tampil di setiap acara-acara tersebut hanya sekedar Lip Sync. ya… lip sync. bernyanyi hanya sekedar pura-pura dengan hanya menirukan gerakan bernyanyi/main musik dari rekaman lagu mereka sendiri. meskipun judulnya acara musik live, tapi musik yang mereka mainkan tak lebih dari acara karaoke-an.

Sebuah ironi dari gegap gempitanya industri musik indonesia yang saat ini begitu bergairah.

Kadang saya berfikir dan menduga-duga, ada apa dan mengapa mereka mau melakukan itu? apakah karena kewenangan dari yang punya acara (TV people) yang mengharuskan penyanyi/band untuk tampil secara lip sync, untuk meminimalkan biaya produksi sebuah acara live yang memang butuh modal tak sedikit? atau memang penyanyi/band itu sendiri yang merasa tidak perlu memberikan penampilan secara total (live) untuk acara sejenis itu, karena mereka biasanya hanya tampil membawakan 1-2 lagu saja. jadi tak perlu repot untuk persiapan tampil live? atau…. mungkin mereka tidak percaya diri karena skillnya yang biasa saja?….heheh

Mereka tak ubahnya seperti “Parade Lip Sync“.

Namun imbasnya sangat besar. kekaguman pecinta musik terhadap idolanya yang melakukan lip sync menjadi terkikis.

Lihat saja contohnya. band Kuburan. mereka hampir selalu tampil lip sync setiap tampil di acara-acara musik di televisi. mereka terkesan lebih menonjolkan image lucu yang selama ini terbentuk, dengan mengorbankan sisi musikalitas mereka yang sebenranya bagus. saya pribadi memeberikan pengecualian untuk band Samsons. mereka jarang sekali tampil lip sync di acara-acara musik di tv. Samsons selalu berani tampil live performance meskipun hanya format acoustic live (tidak full music).  namun, mereka menunjukan totalitas musik mereka dan layak mendapat apresiasi yang harus dihargai. itulah hiburan sesungguhnya yang di inginkan oleh pecinta musik.

Penampilan live bisa sempurna karena ada chemistry antara penyanyi/band dengan  penontonnya. ada vibe yang tidak bisa dirasakan jika hanya mendengar lagu dari  kaset (versi rekaman)

6 thoughts on “Parade Lip Sync

  1. About lipsync

    tema yangbagus….,
    nama gw ariburoon,,from gandoel city cinere kota rocker…hehhh

    yang gw tau dari teman2 di even organiser, ternyata band2 yang lipsync distasiun2 tv itu dibayar setengahnya. misalkan biasanya rate mereka 20jt…,yaa dengan tampil lipsync mereka dibanderol harga 10jt….wuihhh

    musik indonesia dijajah oleh pelaku bisnis musik itu sendiri. kini para major dan midle major jg mulai merangkul stasiun tv dan juga radio..,bahkan mereka merger untuk tetap eksis menjadi mafia.

    alasan mereka memperkecil biaya produksi…,dan masih kata mereka ” kan loe bs promo jg kalo tampl diacara gw”….nah itulah mengapa lipsync pun jadi asal tetap publish dan survive..bagi bisnisman mereka mendapatkan biaya murah untuk program acaranya….bagi artis dapat uang,publisity dan nggak cape’ tampil sempurna…

    ketahuilah bahwa konsumen musik kini sudah kritis…..,hal tersebut sering kali membuat mereka kecewa dan bertanya dlm hati seburuk inikah seharusnya..? ataukah ada cara2 yang lebih bermartabat sesuai kaidah LIVE itu sendiri. itu mengapa kini masyarakat pecinta musik lebih memlih hangout dari pada nonton program tv dengan suguhan lipsync…receh banget rasanya.

    saya juga maen band..,jadi kekecewaan itu kini semakin menjadi jadi. efek dari penerapan sinergi yang keliru dari para pebisnis media dan lable membuat kejenuhan yang luar biasa. mungkin kalo anak smp dan smu masih bisa dibohongin bro………..,tp itupun ga lama kemudian dia jg bakal tau..!!!

    bagi para pengusaha musik bangsa ini yang pengecut…anda menghancurkan harapan mereka yang kini belajar musik dengan benar.kursus dan juga privat serta tempat2 pengembangan bakat lainnya…anda adalah pembunuh tunas2 musik bangsa….dont lipsync…..!!!!!!!! dont lipsync…..say no to lipsync..
    menghalalkan segALA CARA Untuk Uang…!!!!! itu bodoh dan kesalahan besar…thanks

  2. Wuih, thanks bro…🙂. good comment and bisa menjadi pencerahan buat semua pecinta musik.

    maju terus d’gundals…. don’t lip sync…😀

  3. Pingback: Parade Lip Sync « Harmonic Noise « beatheaven

  4. RazeeD

    SetaU gw Yg G PErnaH Lip SynC Ntuu…
    NIDJI
    SamsonS
    Padi
    SLANK
    Ungu *PernaH lip sync tp Gara” suara Sie PAsha NgiLAng D TEngAh koNSer*
    Peterpan

    Klo LAnggaNAn Lip Sync ea..
    kuburan
    BAnd”na Ahmad dhani..*The roCk,,,Dewa*
    Yg SeriNg d sctv ntuuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s