Permainan Solo Gitaris Terbaik

Belum lama ini diturunkan secara terpisah dua artikel mengenai gitaris terbaik sepanjang masa berdasarkan survei yang dilakukan majalah Rolling Stone terbitan Amerika Serikat dan Mojo terbitan Inggris. Memang menjadi suatu perdebatan panjang jika membahas siapa layak menjadi nomor satu, dua, tiga, dan seterusnya.

Terlihat perbedaan mencolok antara para pengamat yang berkiblat pada AS dan Inggris. Banyak faktor yang memengaruhi peringkat tersebut: gaya, teknik bermain, jenis musik yang dimainkan, serta peran gitaris itu di dalam band.

Lebih penting lagi adalah aliran favorit dari sang penilai itu tersendiri. Seorang musisi jazz tentunya akan merasa lebih dekat dan memberikan penilaian lebih besar kepada Django Reinhardt daripada kepada gitaris Metallica, Kirk Hammett.

Terlepas dari berbagai perdebatan dan aliran, dan kalau diperhatikan siapa pun yang akan membuat daftar gitaris terbaik sepanjang masa, tetap ada suatu kelompok elite yang sudah begitu melegenda sehingga mereka tidak mungkin terlewatkan. Gitaris, musisi, atau pencinta musik mana pun yang ditanyai pasti tidak mungkin menyebut nama-nama seperti Jimmy Page, Eric Clapton, Jimi Hendrix, Eddie Van Halen, dan lain-lain.

Soal siapa yang berada di urutan teratas, seperti kata iklan, “itu terserah Anda”. Tujuan dari pembuatan peringkat tersebut sebenarnya juga bukan dimaksudkan untuk menyatakan si A lebih hebat daripada si B, karena ilmu gitar bukanlah seperti ilmu silat dalam cerita-cerita Kho Ping Ho alias bukan untuk dipamerkan dan diadu.

Memang para piawai gitar mengakui bahwa salah satu faktor utama yang menyebabkan mereka mulai dan terus giat berlatih adalah masalah cewek. Tidak dapat dimungkiri bahwa gitar merupakan aphrodisiac untuk menggaet cewek.

Mungkin karena bentuk gitar yang mirip dengan lambang kejantanan atau sebab-sebab lainnya, yang jelas, walaupun Anda lelaki sejelek apa pun jika mampu bermain gitar dengan andal dijamin akan lebih laku dari seorang bintang sinetron Indonesia. Ini bukan bualan, tetapi sudah menjadi hukum alam!

Kita bisa ingat Van Halen yang pada awal remajanya agak kuper karena nongkrong di rumah latihan gitar berjam-jam setiap malam, sedangkan kakaknya, Alex (pemain drum Van Halen), keluyuran dengan teman-temannya. “Saya hanya duduk di ujung tempat tidur dan tak hentinya berlatih. Sejak kakak saya keluar keluyuran sampai dia pulang pagi-pagi buta, saya biasanya belum beranjak dari tempat itu,” kata Eddie.

Tetapi, selang beberapa waktu, Eddie menjadi gitaris andal dan tidak pernah kesulitan lagi gonta-ganti pacar sampai kakaknya pun menjadi iri. Kisah yang mirip juga dituturkan oleh Richie Sambora, sang gitaris Bon Jovi.

Dia mengatakan bahwa dari awal dia tidak pernah kesulitan menggaet cewek. Namun, setelah mulai jago memainkan dawai gitar, dia malah jadi kewalahan meladeni rayuan para kaum hawa itu.

Seperti dikatakan, bagi para pemain sejati, suatu permainan solo bukanlah untuk pamer atau ajang adu hebat. Dalam berbagai wawancara, para “dewa gitar” itu justru saling memuji dan mengagumi.

Seorang gitaris tulen biasanya adalah penggemar utama komposisi gitar solo yang lainnya. Kita ingat komentar pertama saat almarhum Hendrix diberitahukan bahwa dia akan konser di Inggris. Ia mengatakan, “Wah, apakah saya akan bertemu dengan Eric Clapton?”

Agar tidak terlalu terpaku pada individu sang pemain gitar, mungkin ada baiknya dicermati hasil karya yang banyak diakui sebagai permainan solo terbaik sepanjang masa. Dengan mengambil patokan pada beberapa terbitan, seperti majalah Guitar Player yang telah menjadi sebuah “kitab” bagi para gitaris, dirincilah sepuluh permainan solo yang dianggap terbaik.

Pemilihan dan peringkat seperti ini pasti akan menimbulkan perdebatan di antara para pencinta musik. Namun, tak dapat dimungkiri bahwa sebagian besar merupakan pilihan baku yang menjadi repertoire dasar bagi siapa pun yang belajar bermain gitar. Artinya, sungguh tak mungkin seorang gitaris tidak pernah belajar, meniru, ataupun dipengaruhi sebagian dari komposisi solo ini.

Bagi pemain gitar, sebuah solo adalah puncak dari foreplay dalam sebuah lagu. Sebuah solo yang sempurna merupakan paduan rasa, nada, dan teknik yang tiada tara hingga menghasilkan sebuah “orgasme elektrik” yang memuaskan. Tak heran jika para gitaris perlu merokok setelah merampungkan solonya yang mencengangkan itu.

Banyak gitaris masa kini yang begitu berpatokan pada speed and technique. Tetapi, jika diperhatikan, sebagian besar solo yang dikenal paling hebat lebih berpatokan pada nada dan ungkapan rasa. Satu hal yang menarik adalah sebagian besar dari para legenda gitar ini mempunyai latar belakang dan dasar sebagai gitaris aliran musik blues.

Ini kembali menunjukkan bahwa adalah “rasa dan nada” dan bukan kecepatan jari yang akan menghasilkan karya-karya abadi. Marilah kita simak sepuluh permainan terbesar sepanjang sejarah itu.

Stairway To Heaven karya Jimmy Page. Dari New York sampai London, Baghdad sampai Jakarta, adakah orang yang tidak mengenal lagu ini? Setiap pemain gitar wajib bisa memainkan petikan awal nomor ini. Begitu populernya lantunan awal lagu ini, ia menjadi sebuah lelucon di toko-toko gitar yang memasang tulisan No Stairway To Heaven bagi mereka yang ingin mencoba-coba gitar yang dijual.

Yang mengagumkan tentang kisah solo gitar lagu ini adalah bahwa Page mengarangnya langsung di tempat. “Saya telah mempersiapkan urutan accor gitar untuk bagian solo, tetapi not musiknya belum,” kata Page seperti dikutip Guitar Player. “Saya pemanasan sedikit dan langsung main. Ada tiga versi, masing-masing berbeda. Yang terbaiklah yang kami ambil,” ujar gitaris Led Zeppelin itu.

Eruption karya Eddie Van Halen. Ini komposisi sederhana yang menjadi tonggak sejarah bagi permainan gitar. Pengaruh Eruption bisa disejajarkan dengan penerbangan pertama oleh Wright Bersaudara dalam dunia penerbangan. Van Halen memopulerkan teknik tapping yang kini telah menjadi jurus wajib bagi semua gitaris. Begitu kagumnya orang-orang kepada dia, raja pop Michael Jackson pun meminta Van Halen mengisi solo gitar untuk lagu Beat It.

Sejarah lahirnya Eruption sangatlah tidak sengaja. Menurut Eddie, suatu ketika di tahun 1978 dia berada di studio sendirian dan iseng-iseng latihan sambil menunggu rekan-rekannya datang. Kebetulan sang produser album Van Halen, Ted Templeman, masuk ke ruang kontrol studio dan terkagum-kagum dengan apa yang ia dengar. “Kami merekamnya dua kali. Semua tidak direncanakan,” kata Eddie mengenang sesi rekaman dadakan itu. “Sampai sekarang saya masih agak kesal karena di bagian awal sebenarnya ada kesalahan sedikit. Seharusnya saya bermain lebih baik!” lanjut Eddie.

Freebird karya Allen Collins dan Gary Rossington. Sebuah tour de force solo gitar dari album perdana Lynyrd Skynyrd. Bagian lead guitar yang panjang ini awalnya dibuat supaya pada saat konser, sang vokalis, Ronnie van Zant, mendapat waktu istirahat yang agak lama. Akhirnya duet solo Collins dan Rossington ini menjadi salah satu ciri Lynyrd Skynyrd. Menurut catatan, pada saat akhirnya merekam lagu ini di studio, Collins-lah yang memainkan sebagian besar solo dengan menggunakan Gibson Explorer. Rossington lebih banyak mengisi rhythm guitar dengan Gibson Les Paul dan kemudian overdub slide dengan Gibson SG.

Comfortably Numb karya David Gilmour. Mungkin ini adalah permainan paling sempurna dalam karier Gilmour, sang gitaris Pink Floyd. Sebagai orang yang sangat teliti, Gilmour awalnya memainkan lima atau enam macam solo. Setelah itu dia mendengar ulang semua dan mencatat bagian-bagian terpenting untuk kemudian digabungkan melalui mixer.

All Along The Watchtower karya Jimi Hendrix. Sebuah karangan Bob Dylan yang kemudian menjadi salah satu lagu paling terkenal Hendrix. Terdiri dari empat solo yang masing-masing sangat unik dan berbeda satu dengan yang lainnya. Menurut teknisi rekaman Eddie Kramer, Hendrix menggunakan sebuah pemantik api untuk memainkan slide di salah satu solo.

November Rain karya Slash. Lagu ini pertama kali ditulis pada pertengahan 1980-an dan satu angkatan dengan lagu-lagu terkenal Guns N’ Roses seperti Welcome To The Jungle dan Paradise City. Namun, karena satu dan lain sebab, November Rain tidak masuk dalam album perdana Appetite For Destruction (1987). Baru lima tahun kemudian saat double album Use Your Illusion, lagu ini diperkenalkan ke dunia. Menurut Slash, solo yang ia mainkan tidak pernah berubah sejak pertama kali ia mainkan sampai masuk ke studio rekaman tahun 1990. “Saya langsung memakai Les Paul dengan amplifier Marshall Jubilee dan semuanya begitu sederhana dan pas,” kata Slash.

One karya Kirk Hammett. Saat keluar sebagai sebuah single, One begitu mengguncang dunia pop karena mampu mencapai ke puncak tangga lagu Billboard. Terdapat tiga bagian solo dalam lagu tersebut, dan menurut Hammett sebagian besar kerangka accor gitar telah dipersiapkan beberapa bulan sebelumnya. “Solo yang pertama dan terakhir sudah dirancang lebih dulu sehingga pada saat rekaman menjadi mudah. Tetapi, untuk solo yang kedua, saya tak berhasil mendapatkan sesuatu yang memuaskan,” kata Hammett. Begitu tidak puasnya dia dengan solo tersebut, selang beberapa minggu Hammett memutuskan merekam ulang di sela-sela jeda saat Metallica mengadakan tur bersama Van Halen dan Scorpions.

Hotel California karya Don Felder dan Joe Walsh. Konsep awal lagu terkenal ini muncul ketika Felder sedang santai di rumahnya saat hanya mengenakan pakaian renang. Ide awal tersebut kemudian dikembangkan bersama vokalis dan penggebuk drum Don Henley beberapa hari kemudian. Saat masuk studio, Hotel California direkam dengan menggunakan nada dasar E minor. Tetapi, entah kenapa Henley merasa tidak puas dan minta direkam ulang dengan nada dasar berbeda, B minor. Namun, menurut Felder, suara solo gitarnya menjadi tidak kuat. Akhirnya dengan menggunakan capo, Felder dengan bantuan Joe Walsh meramu harmoni solo yang baru.

Crazy Train karya Randy Rhoads. Teknisi Max Norman mengatakan pada saat merekam album Blizzard Of Ozz bahwa sang gitaris biasanya berada di ruang bawah tanah Ridge Farm Studio, Inggris. Dan di situlah dia selama berjam-jam mengarang solo sambil mendengarkan lagu melalui monitor yang dihubungkan ke studio utama di atas. Randy Rhoads mempunyai kebiasaan membuat trek ganda untuk setiap solonya, di mana trek kedua di-mix beberapa desibel lebih rendah sehingga tidak akan kentara ada trek ganda.

Crossroads karya Eric Clapton. Direkam saat konser di San Francisco, AS, lagu karangan pemain blues legendaris Robert Johnson ini kemudian menjadi bagian dari jati diri permainan Clapton. Ia sendiri sering bertutur bahwa solonya tersebut sebenarnya hasil permainan yang kacau. “Seharusnya saya bermain pada hitungan kedua dan keempat, tetapi secara tidak sengaja saya salah hitung dan masuk di hitungan pertama dan ketiga,” kata Clapton.

Dymas Suryo, Penggemar dan Pemetik Gitar

9 thoughts on “Permainan Solo Gitaris Terbaik

  1. zacky

    kenapa gitaris white lion(vitto brata) ga masuk juga? kalo ada dia pasti jadi best of the best! coba dengerian smua lagunya

  2. Rendy

    slash itu guru bayangan aku sweat child o mine itulah lagu yang membuat aku sehinnga ingin menjadi pemain melodi terbaik sebab melodi sweat child o mine yang di mainkan oleh slash itu sangat menginspirasi aku

    jadi menurut ku Slash Itu Lah Yang terbaik

    The Best Of SLASH

  3. aku setuju dengan zacky.mengapa nama vitto brata(white lion) dan yngwie g”masuk?tapi g’apalah kan masih ada om paulo gilberto yang kemampuannya tidak perlu lagi diragukan apalagi di racer – x.keren banget pokoknya.GBU Paul Gilbert be the best

  4. synyster nick

    Hei…. Harusnya anda tak melupakan yngwie.. Mengapa anda harus mengisi slash, seberapa hebat skillnya slash. Apkah slash bisa menandingi kehebatan yngwie. Btw, Saya ingin menjadi seorang gitaris hebat sama seperti “synyster gates”. saya sangat terinspirasi dengan lagu mereka yg bertitle “beast and the harlot”. Saya bisa mainin lagu itu hingga selesai. Tolong rombak sedikit informasi anda.

  5. emen

    buat tmen yg ngrasa jagoannya g dsebut jgan mrah dlu..yg dbhas dsini bkan siapa yg jago/cpet/tehnik..tpi mnurut lagu yg solo gitarnya di isi oleh para gitaris diatas..dari nada dan harmonisasinya shingga mmbuat lagu2 tsb mnjadi legenda.. Getto…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s