Gairah Jogja

Bergairahnya kota Yogyakarta dalam melahirkan Band-band baru yang mewarnai industri musik indonesia, tentu hal tersebut merupakan angin segar ditengah dominasi kota-kota yang memang dari dulu sangat produktif menciptakan band-band/penyanyi ternama di negeri ini. mungkin semua setuju bahwa peta kekuatan musik indonesia masih dikuasai oleh Bandung, Jakarta, dan Surabaya.

Bukan tanpa alasan bila kota Bandung selain dijuluki Parisj van Java, juga dijuluki Liverpool of Java. kota liverpool seperti kita ketahui adalah kota tempat lahirnya band-band legendaris dunia seperti Beattles & Rolling Stone. tidak berlebihan memang jika di indonesia, Bandung diibaratkan seperti Liverpool. karena gairah bermusik anak-anak muda di bandung itu sangat dinamis, hingga tak heran banyak lahir band/penyanyi yang cukup mendominasi jagat musik indonesia. begitu pula Jakarta, yang notabene adalah jantungnya industri musik indonesia. dimana hampir semua perusahaan rekaman major label terpusat di jakarta. dan semua stasiun TV sebagai media yang memberi peranan besar dalam memberi sarana promosi ada di jakarta. maka tak heran banyak pendatang dari berbagai daerah yang berkonsentrasi dalam meniti karir musiknya di jakarta. karena semua fasilitas yang dibutuhkan sangat memadai.

Surabaya yang banyak melahirkan penyanyi/band ternama semisal Dewa 19, Power Metal, Boomerang, hingga Padi, beberapa tahun belakangan ini seakan mati suri dan “ketinggalan” dari dua kota “pesaingnya” dalam melahirkan penyanyi/band baru. tak seperti di era tahun ’90-an, kota Surabaya adalah kota yang sangat produktif dalam melahirkan band/penyanyi handal. tapi kalo boleh aku berasumsi, dari dulu Surabaya itu terkenal dengan kota kelahiran band-band Rock. sedangkan musik Rock itu sendiri saat ini seperti kehilangan roh. terhempas oleh gelombang musik-musik pop minimalis yang sedang merajai jagat musik indonesia. sedikit sekali ajang-ajang festival rock semisal Djarum Super Rock Competition yang dulu sangat banyak melahirkan band-band Rock handal dari ajang tersebut. tapi aku yakin, Rock is never die….

Lesunya kota Surabaya dalam percaturan musik indonesia saat ini, ternyata menjadi kebangkitan kota-kota lain di indonesia untuk ikut meramaikan khazanah musik indonesia. kota Yogyakarta menjadi kekuatan baru dalam peta kota yang banyak melahirkan band/penyanyi yang berkualitas. Sheila on 7, Jikustik, The Rain, hingga Letto, dan tentunya masih banyak lagi yang menjadikan kota Yogyakarta mulai diperhitungkan sebagai kota yang banyak melahirkan bakat bakat hebat di indonesia. masih ada deretan kota-kota lain yang juga meramaikan dan memberi warna baru industri musik indonesia. Bali, Medan, Makassar, Semarang, dan kota-kota lain dari seluruh pelosok negeri ini.

Salam Musik…

One thought on “Gairah Jogja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s