ProloGue

Selamat datang di blog Harmonic Noise. ini adalah tempat saya ber-ekspresi, interaksi, dan ingin berbagi tentang segala hal, semoga bisa menjadi sebuah inspirasi.

The Dance Company

2009 July 11

The Dance CompanyThe Dance Company, bukanlah nama sebuah perusahaan atau sebuah komunitas, tetapi adalah nama sebuah band yang akhir-akhir ini mampu mencuri perhatian dan memberikan nuansa baru di industri musik indonesia.

The Dance Company adalah sebuah band baru dalam industri musik indonesia. namun band ini merupakan gabungan dari 4 vokalis top indonesia dan mereka sudah eksis sebelumnya dengan band/solo masing-masing. mereka adalah Pongky (Vokalis Jikustik), Aryo Wahab (Pemain Film & Soloist), Baim (eks – Ada Band & Soloist), dan Nugie (Alv & soloist). The Dance Company mengklaim sebagai grup rock n roll yang memainkan musik up beat.

Beda band, sepertinya tidak seru tanpa ada perubahan. Oleh karena itu para personelnya mengganti nama top mereka. Keempatnya memakai nama kecil mereka untuk eksis. Sebut saja Nugie sebagai drummer yang dipanggil Embot, Baim sebagai gitaris dipanggil Bebe, Pongki sebgai bassist dipanggil Wega dan Ariyo sebagai vokalis utama dipanggil Riyo.

Sebagai pertanda mereka untuk serius dengan band ini, The Dance Company merilis album perdana yang merupakan mini album (6 Lagu) dengan lagu andalan “Papa Rock n’ Roll” dan baru saja launching di Hardrock Cafe Jakarta pada 17 Juni 2009.

Sukses iTunes sebagai Media Download Lagu Legal di Internet.

2009 July 2
by Nanang

iTunesSaat ini, mungkin sudah sangat jarang sekali orang mendengarkan musik melalui gulungan pita karbon yang bernama kaset. benda yang satu ini hampir berada di tepi zaman.

Kemajuan teknologi telah mengubah musik ke arah digital musik. mendengarkan musik pun perlahan namun pasti telah berubah secara signifikan bersamaan dengan digitalisasi lagu-lagu dari pita karbo menjadi Compact Disc (CD). berkembang dan berkembang hingga sekarang lagu-lagu bisa didengarkan dalam format yang lebih canggih yaitu MP3, Digital Streming, hingga RBT.

Cara mendapatkan musik pun tidak lagi harus pergi ke toko musik untuk membeli kaset/CD, tetapi cukup duduk didepan komputer, buka internet, cari lagu yang di inginkan, download, dan play… musik pun bisa didengarkan.

Tapi, download lagu di internet itu kebanyakan disediakan gratis oleh pemilik web dan orang pun mendapatkannya secara gratis juga. walaupun praktek ini termasuk kegiatan “ilegal”, karena merupakan pembajakan hak cipta. tetapi sampai kapan pun praktek ini tidak akan pernah punah. karena memang sifat alami manusia yang beranggapan, “selama ada yang gratis, mengapa harus beli?”.

Pelaku industri musik pun terus mencari cara untuk meminimalkan download ilegal ini dengan berbagai cara dan himbauan kepada masyarakat. karena disamping melanggar hak cipta yang merugikan pemilik/pencipta lagu, juga imbasnya adalah penjualan musik secara fisik (Kaset/CD) jauh menurun seiring maraknya download ini.

Download lagu ilegal di internet itu sama saja dengan pembajakan di dunia nyata. jika saja semua orang di dunia ini (khususnya di indonesia)sudah mau dan mampu untuk membeli produk asli, tentu praktek ilegal ini akan hilang dengan sendirinya.

Sebenarnya download apapun di internet itu tidak masalah asalkan legal. karena proses download itu bertujuan untuk memudahkan orang mendapatkan produk apapun di internet. meskipun download gratis tidak semuanya ilegal, karena memang ada produk yang boleh di download secara gratis dan diberikan oleh si pemilik produk tersebut.

Hal inilah yang kemudian menjadi inspirasi perusahaan komputer Apple, dengan membuat toko musik online bernama . iTunes merupakan sukses besar yang tidak disangka oleh banyak orang dimana semua orang bisa membeli lagu seharga US$ 0.99.

iTunes sebagai toko musik online milik Apple mencatat angka penjualan yang cukup fantastis. Hingga akhir tahun lalu (2008), iTunes mencatat angka penjualan hingga 6 juta lagu full track download. Angka tersebut dirilis di MacWorld, pada paparan tahun yang disampaikan oleh Phill Schiller, Senior VP of Worlwide Marketing Product Apple seperti dikutip dari TechCrunh.com.

Apakah anda mempunyai lagu sendiri dan ingin menjual lagu anda di iTunes? lihat caranya di artikel saya sebelmnya disini…

L.A. Lights Indiefest

2009 June 29

L.A. Lights Indiefest adalah sebuah event kompetisi musik yang di khususkan bagi band-band indie indonesia untuk menunjukan ekspresi melalui musik yang mereka bawakan. acara yang sudah eksis sejak tahun 2006 ini telah melahirkan banyak band berkualitas. Sebuah kesempatan besar bagi band-band baru untuk bisa bergabung di sini dan menunjukan aksi musiknya. ajang L.A. Lights Indiefest juga sudah terbukti menghasilkan puluhan grL.A. Lights Indiefestup band berkualitas.

Dan lewat ajang ini mereka telah melebarkan sayap dan menjadikan lagu-lagu mereka bisa lebih didengar dan group band mereka semakin dikenal. tidak hanya tingkat regional, namun mampu menembus tingkat nasional dan Asia telah mereka buktikan. sebagai contoh band dari jebolan L.A. Lights Indiefest 2008, The Banery. dengan mengusung British Sunshine Pop mereka mendapatkan sambutan luar biasa dan saat ini mereka sedang mempersiapkan launching full album dengan 10 hitsnya di Bulan Mei 2009. Penggarapan album ini ditangani oleh myOyeah music dan artistik lagu diproduseri oleh Krisna J. Sadrach (eks- Sucker Head).

Selain itu, Cascade, sebagai Finalis LA Lights Indiefest 2007 mengikuti jejak alumni tahun sebelumnya yaitu VOX untuk tampil di Esplanade – Singapura. Finalis asal Surabaya ini sebelumnya sudah terlebih dahulu mendapat kesempatan manggung di tempat yang sama dalam sebuah acara bergengsi bertajuk ’Rock Thy Neighbours’, bulan Januari 2008 lalu. Tidak hanya puas dengan merilis lagu mereka di album kompilasi, VOX, jebolan LA Lights Indiefest 2006 ini juga berhasil merilis full album mereka lewat label indie terkemuka Indonesia, Aksara Records.

Kehadiran band indie dengan keunikan serta image yang lengkap diharapkan bisa menjadi sebuah trend baru di tengah maraknya kemunculan band-band mainstream yang saat ini mendominasi industri musik di Indonesia. LA Light Indiefest adalah tempat yang tepat untuk band indie indonesia menunjukan kualitas dan musik sesungguhnya.

“7 Tips Menembus Label Rekaman” From Zero To Hero!!!

2009 June 18

DISKUSI MUSIK
“7 Tips Menembus Label Rekaman”

FROM ZERO TO HERO

Rahasia
Keberhasilan
Yang Jarang
Dikenal

produced by :Shugy Wahid
kandela management
2009

PRAKATA

Selamat dan selamat mengikuti. Kami dari Kandela Management mendapat kehormatan ketika temen-temen band Blitar memutuskan untuk mengikuti Diskusi Musik “Tips Menembus Label Rekaman” pada malam hari ini.

Rahasia ntuk meraih keberhasilan adalah menemukan role model/model peran, yaitu mencontoh seseorang yang sudah mendapatkan hasil yang Anda inginkan, lalu menggali pengetahuannya.

Pelajari apa yang dilakukannya, apa saja keyakinan intinya dan bagaimana ia berpikir. Anda akan menghemat banyak waktu, sebab Anda tidak perlu repot- repot menciptakan metodanya. Anda cukup menyempurnakannya. Anda tinggal membentuknya ulang, bahkan mungkin bisa menjadikannya lebih baik.

Kami merasa mempunyai kewajiban moral untuk berbagi/sharing pengalaman dengan teman-teman semua. Cukup sudah informasi tentang kord-kords lagu,tips bermain gitar or tips bermain drum yang baik, dsb. Kini kami akan berbagi pengalaman dan Tips agar Band kamu sukses menembus label rekaman.

Sebelum kamu membaca halaman berikutnya. Sekali lagi kami ucapkan selamat, karena kalian telah memutuskan untuk mengambil tindakan pertama untuk melangkah menuju kesuksesan.

INTRO

Apa yang menyebabkan sebuah band bisa mendapatkan kontrak rekaman perusahaan rekaman besar ?

read more…

Parade Lip Sync

2009 June 10

Telinga dan mata kita sebagai penikmat musik, hampir setiap hari selalu dimanjakan dengan kehadiran acara-acara musik live di televisi (indonesia) yang menampilkan penyanyi/band. untuk penyanyi/band, dengan semakin banyak acara sejenis ini di tv, tentu semakin memberikan banyak “Job” untuk manggung. untuk artis/band baru, ini adalah peluang untuk lebih memperkenalkan diri mereka kepada masyarakat pecinta musik secara lebih luas. karena pengaruh dari tayangan televisi sangat besar untuk mendongkrak popularitas. dan untuk penyanyi/band yang sudah lebih dulu eksis, akan semakin menunjukan eksistensi mereka.

Tetapi, dengan kehadiran acara-acara dengan judul musik live di televisi itu tidak selamanya memeberikan dampak positif. selalu saja ada hal yang perlu dikorbankan demi sebuah tujuan yang bernama komersialisme. mungkin anda pun setuju jika kebanyakan dan hampir semua penyanyi/band yang tampil di setiap acara-acara tersebut hanya sekedar Lip Sync. ya… lip sync. bernyanyi hanya sekedar pura-pura dengan hanya menirukan gerakan bernyanyi/main musik dari rekaman lagu mereka sendiri. meskipun judulnya acara musik live, tapi musik yang mereka mainkan tak lebih dari acara karaoke-an.

Sebuah ironi dari gegap gempitanya industri musik indonesia yang saat ini begitu bergairah.

Kadang saya berfikir dan menduga-duga, ada apa dan mengapa mereka mau melakukan itu? apakah karena kewenangan dari yang punya acara (TV people) yang mengharuskan penyanyi/band untuk tampil secara lip sync, untuk meminimalkan biaya produksi sebuah acara live yang memang butuh modal tak sedikit? atau memang penyanyi/band itu sendiri yang merasa tidak perlu memberikan penampilan secara total (live) untuk acara sejenis itu, karena mereka biasanya hanya tampil membawakan 1-2 lagu saja. jadi tak perlu repot untuk persiapan tampil live? atau…. mungkin mereka tidak percaya diri karena skillnya yang biasa saja?….heheh

Mereka tak ubahnya seperti “Parade Lip Sync“.

Namun imbasnya sangat besar. kekaguman pecinta musik terhadap idolanya yang melakukan lip sync menjadi terkikis.

Lihat saja contohnya. band Kuburan. mereka hampir selalu tampil lip sync setiap tampil di acara-acara musik di televisi. mereka terkesan lebih menonjolkan image lucu yang selama ini terbentuk, dengan mengorbankan sisi musikalitas mereka yang sebenranya bagus. saya pribadi memeberikan pengecualian untuk band Samsons. mereka jarang sekali tampil lip sync di acara-acara musik di tv. Samsons selalu berani tampil live performance meskipun hanya format acoustic live (tidak full music).  namun, mereka menunjukan totalitas musik mereka dan layak mendapat apresiasi yang harus dihargai. itulah hiburan sesungguhnya yang di inginkan oleh pecinta musik.

Penampilan live bisa sempurna karena ada chemistry antara penyanyi/band dengan  penontonnya. ada vibe yang tidak bisa dirasakan jika hanya mendengar lagu dari  kaset (versi rekaman)

MP6 Video Player Advan M12 2GB – Alnect Komputer

2009 June 7

Saat ini, mungkin sudah sangat jarang sekali orang mendengarkan musik melalui gulungan pita karbon yang bernama kaset. benda yang satu ini hampir berada di tepi jaman.

Kemajuan teknologi telah mengubah musik ke arah digital musik. mendengarkan musik pun perlahan namun pasti telah berubah secara signifikan bersamaan dengan digitalisasi lagu-lagu dari pita karbon ke menjadi Compact Disc (CD). berkembang dan berkembang hingga sekarang lagu-lagu bisa didengarkan dalam format yang lebih canggih yaitu MP3, Digital Streming, hingga RBT.

Dalam era digital musik sekarang ini, memungkinkan lagu-lagu yang jumlahnya ribuan bisa didengarkan hanya dalam sebuah “Gadget”. yang paling revolusioner adalah ketika mewabahnya tren iPod yang merupakan alat untuk mendengarkan lagu-lagu dalam sebuah gadget yang bisa dibawa kemana-mana, karena ukurannya “realtif” tak lebih besar dari handphone.

Buat lo yang menganggap musik adalah gaya lo (lifestyle), gak mau dong kalo masih dengerin lagu-lagu favorit lo dari Walkman, DiscMan, atau sejenisnya. Biar lo gak mati gaya, lo kudu punya satu gadget yang multi fungsi sebagai alat multi media lo. selain dengerin musik, lo juga bisa pengen dong liat Video Klip artis/band favorit lo, atau bisa maen games kalo lagi bete.

Emang ada gadget yang se-komplit itu? nih, gw punya rekomendasinya. gadget keren ini namanya, MP6 Video Player Advan M12 2GB. bukan MP3 lagi bro… MP6 lho..!!! yang jelas lebih canggih dan lebih komplit dari MP3 dong… kalo lo penasaran pengen liat barangnya kayak apa, klik aja link produk-nya disini atau liat aja gambarnya dibawah ini;

MP6 Video Player Advan M12 2GB

MP6 Video Player Advan M12 2GB

Gadget keren ini buatan Advan dari perusahaan Advance Digitals yang terbukti handal. dan gadet ini bisa lo beli (tapi gak boleh nyuri..hehehe) dengan harga yang gak bakal nguras isi kantong lo. sebelum lo “shock” duluan kalo gw sebutin harganya, lo liat aja dulu spesifikasinya dibawah ini:

MP3/WMA Support, Built In Camera (1,3 Mega Pixel),Voice Recording, Video Recording with sound (3gp format), Screen Display (2,8” TFT LCD), Memory Card Slot, Games with support NES Format (Nitendo) – Update/Download from Interne, Special Feature (Equalizer, TV Out, E-Book, Dictionary, Calculator), dan lain lain. (lihat product link).

Dengan fitur yang yang komplit kayak gitu, lo gak bakal rugi barter gadget ini dengan duit eRpe 495 rebu.  adil kan?…. :-) . lo bisa dapetin gadget ini di toko online Alnect Webstore.


Tulisan ini emang sengaja gw bikin sebagai syarat ikutan kontes review produk buat para blogger dari hajatan yang di adakan alnect webstore. kalo lo juga punya blog/web dan berminat ikutan kontes ini, liat caranya disini.

Perhatian :

lo semua bakal loncat-loncat kegirangan atau minimal keluar keringet dingin kalo tau hadiah apa yang diberikan kepada para pemenang yang beruntung dalam kontes ini. liat disini hadiahnya…

Gimana cara ikutan kontes ini? Gampang bro !! gratis lagi…

yang pasti lo butuh tiket untuk ikutan kontes ini. tapi lo gak usah nelpon Ibu Dibyo atau Raja Karcis buat mesen tiketnya. klik aja disini buat dapetin tiket atau klik banner dibawah ini, baca dulu syarat dan ketentuannya dan isi data pribadi lo yang sesuai aslinya. jangan fiktif, sayang kan kalo emang lo yang beruntung dapetin laptopnya…



Alnect computer Blog Contest

Moga Sukses. may be, you’re lucky number 1.

One Hit Wonder

2009 June 1
by Nanang

Sekitar awal era 90-an, adalah awal dari banyak munculnya band/penyanyi yang meramaikan industri musik indonesia. begitu banyaknya hingga membuat persaingan untuk menempati level tertinggi sebagai band/penyanyi populer semakin kompetitif dengan band/penyanyi yang sudah dulu eksis.

Yang namanya persaingan tentu ada yang menang dan kalah. pengertian menang disini adalah bukan pemenang layaknya juara pada sebuah ajang festival atau audisi. namun pemenang yang mampu bertahan dan tetap produktif dalam menghasilkan karya musik. yang kalah tentu saja yang hanya mampu bertahan dan numpang lewat setelah merilis 1-2 album atau single. setelah itu lalu hilang dalam peta persaingan di industri musik.

Namun sejatinya, anatara pemenang dan yang kalah dalam hal ini bukan hanya dilihat dari kualitas musiknya. tetapi hal-hal yang bersifat non-teknis biasanya yang menjadikan sebuah band/penyanyi bisa tetap eksis atau tenggelam. seperti disharmoni antar personil hingga menyebabkan sebuah band bubar. namun dari sisi kualitas, tidak terlalu jauh perbedaannya. bahkan banyak band/penyanyi yang hanya muncul dan terkenal sesaat yang bagus secara kualitas musik. namun hanya mampu menghasilkan 1-2 lagu dan lagu tersebut sangat populer dan menjadi hits. inilah fenomena yang disebut “One Hit Wonder”. sebut saja contohnya, Bayou, Singiku, Gallery, Ita Purnamasari, dan masih banyak lagi.

One Hit Wonder bisa saja sebagai pengakuan atas sebuah band/penyanyi sekaligus “kutukan” bagi setiap pendatang baru yang masuk dalam industri musik. karena, band/penyanyi yang sukses di album pertama, belum tentu akan meraih sukses di album kedua dan berikutnya. maka, album kedua adalah album yang sangat krusial sebagai pembuktian eksistensi.

Fenomena ini tentu tidak akan pernah habis dalam musik. pasti akan ada dan selalu ada band/penyanyi yang mendapat julukan “One Hit Wonder”, sekarang dan nanti. persaingan akan semakin ketat, dan band/penyanyi yang mampu menunjukan kualitas dan eksisitensi tanpa henti, akan menjadi band/penyanyi yang mampu meraih tahta tetinggi di industri musik.